Facebook Facebook Facebook Facebook

ANDROID

Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts

Bagaimana Meningkatkan Daya Ingat?

0 comments

SHUTTERSTOCK
Cemas karena belakangan ini Anda menjadi lebih sering lupa daripada sebelumnya? Sesekali mengalami lupa sebenarnya adalah hal yang normal. Penyebabnya bisa karena stres, darah tinggi, atau Anda memang sedang sulit berkonsentrasi.

Berikut ini beberapa saran dari sejumlah para ahli untuk menyegarkan kembali ingatan Anda:

1. Konsumsi vitamin B, C, D, dan E 

Penelitian terbaru menunjukkan, orang usia lanjut yang memiliki level vitamin B,C, D dan E tinggi dalam darahnya memiliki daya ingat dan kemampuan berpikir yang kuat. Cukupi kebutuhan vitamin B12 yang biasanya terdapat di ikan, daging, telur, susu, dan daging unggas. Sebaiknya konsumsi vitamin ini dari sumbernya langsung ketimbang suplemen.

2. Main games
Isi waktu luang Anda dengan permainan yang mengasah otak, seperti puzzle, catur, atau Sudoku. Untuk meningkatkan fokus, kecepatan, dan fleksibilitas, buatlah batasan waktu untuk menyelasikan permainan. Beberapa jenis hobi juga bisa berdampak positif bagi otak, misalnya melukis, menulis, atau membaca, yang dilakukan secara teratur.

3. Aktivitas jalan cepat
Olahraga akan memicu perubahan positif di otak, termasuk membuat sambungan baru diantara sel saraf, meningkatkan aliran darah, dan menciptakan sel-sel otak baru, yang semuanya akan membuat memori selalu tajam.

Anda bisa memilih olahraga ringan seperti jalan cepat. Bila dilakukan setiap hari kegiatan ini bukan hanya menjaga tekanan darah dan kolesterol, tapi juga mencegah penyakit demensia.


Sumber : http://health.kompas.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi

Risiko Buruk bagi Pekerja Stres

0 comments

PEKERJAAN yang menimbulkan stres sangat berbahaya bagi pekerja. Merka terancam mengalami risiko serangan jantung bahkan hingga 23 persen.

Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet tersebut, memuat juga informasi bahwa mengisap rokok dan duduk berlama-lama saat bekerja, ditambah dengan kurangnya aktivitas fisik, diklaim jauh lebih merusak kesehatan.

Dalam studi, para peneliti menganalis tekanan pekerjaan pada pegawai yang sebelumnya diketahui tidak memiliki penyakit jantung koroner (CHD). Peneliti meminta mereka untuk mengisi daftar pertanyaan mengenai tuntutan pekerjaan, beban kerja, tingkat tuntutan tekanan waktu, dan kebebasan mereka untuk membuat keputusan.

Peter Weissberg, Direktur Medis di British Heart Foundation, mengatakan temuan itu mempertegas bahwa berada dibawah tekanan pekerjaan dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Dari temuan itulah para peneliti menyarankan para pekerja untuk mengonsumsi makanan dengan gizi  simbang, olahraga rutin, dan berhenti merokok. "Semua itu sangat penting dilakukan untuk mencegah risiko tersebut," ujar Weissberg. (Time/*/OL-06)


Sumber : mediaindonesia.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi

Penyebab Anda Gampang Marah

0 comments

Setiap orang pasti memiliki tingkat emosi yang berbeda, tergantung bagaimana masing-masing individu dapat mengendalikan. Perlu anda ketahui apa saja yang menjadi penyebab anda jadi gampang marah. Marah merupakan emosi yang sehat seperti halnya menangis atau tertawa. Jika seseorang marah, penyebabnya bisa karena kecewa, takut, tersinggung atau merasa terluka.

Namun, jika Anda menemukan orang terdekat marah secara berlebihan, selidiki dulu apakah ia dalam pengaruh pengobatan atau menderita suatu penyakit.

Dr. Helen Stokes Lampard dari Royal College of General Practitioners mengatakan, ada sejumlah kondisi medis dan obat-obatan yang dapat menyulut kemarahan seseorang. Berikut adalah 8 hal yang sering dilaporkan terkait tingkat kemarahan di antara pasien :

1. Hipertiroidisme
Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita. Menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham and BMI the Priory Hospital, Birmingham, hormon tiroid mempengaruhi sistem metabolisme Anda. Hal ini akan meningkatkan kegelisahan, gugup, serta sulit berkonsentrasi. Ketika tiroid terlalu aktif, ini dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah berteriak kepada anak-anak Anda, suami, atau orang lain.

2. Obat kolesterol
Statin yang diresepkan sebagai obat kolesterol tinggi menimbulkan efek samping yang menyebabkan seseorang mudah kehilangan kesabaran. Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas California, statin akan membuat serotonin lebih rendah, yang menyebabkan peningkatan depresi dan kematian.

3. Diabetes
Seorang penderita diabetes yang kekurangan gula darah akan meningkat kemarahannya. Ketidakseimbangan kadar gula pada tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan serotonin dalam otak. Akibatnya, sesorang menjadi lebih agresif, kebingungan, marah berlebihan dan bahkan serangan panik.

4. Depresi
Menurut Paulus Blenkiron, seorang psikiater di Bootham Park Hospital, York, akibat depresi seseorang dapat merasa sangat marah, gelisah serta menyebabkan perasaan tidak berharga, malu atau merasa bersalah.

5. Autisme
Gangguan perkembangan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan otak secara normal serta ketrampilan sosial dan komunikasi. Banyak hal yang menstimulasi sensorik dapat meningkatkan kemarahan penderita autisme.

6. Alzheimer
Penyakit ini merupakan bentuk demesia atau kepikunan yang mempengaruhi fungsi otak termasuk perilaku emosional dan kepribadian seseorang. Hal ini dapat menyebabkan ledakan kemarahan.

7. Obat tidur
Obat-obat tidur seperti Benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.

8. Sindrom pra menstruasi
Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

Melihat delapan penyebab di atas, Anda kini mengerti bahwa kemarahan orang yang Anda cintai belum tentu berasal dari ego nya. Penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi serotonin dalam otak dan memicu kemarahan yang tidak wajar.

Sumber : doktersehat.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi
Tags : Kesehatan, Psikologi

Gangguan Kesehatan Kronis Akibat Stres

0 comments

Stres akan merangsang pelepasan kortisol yang merusak tubuh.
 
Stres berkontribusi besar menurunkan kualitas hidup. Tak hanya memicu kelelahan mental, stres berkepanjangan menjadi biang keladi masalah estetika dan kesehatan. Penelitian terbaru bahkan mengungkap bahwa stres kronis dapat mengarah pada kerusakan DNA.

Sejumlah studi membuktikan bahwa reaksi psikologis dan fisiologis atas perubahan situasi yang tidak dapat diterima ini akan merangsang pelepasan hormon kortisol yang memiliki efek merusak tubuh.

Stroke Stres akan membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Jangka panjang, kondisi ini mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan peningkatan kadar kolesterol yang memicu stroke. "Stres merupakan faktor risiko yang kuat untuk stroke," kata dokter spesialis penanganan stroke, Rafael Ortiz, MD, seperti dikutip WebMD.

DiabetesStudi Harvard School of Public Health, Boston, menunjukkan tingkat depresi tinggi memicu pelepasan hormon stres atau kortisol yang pada gilirannya akan memengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin dalam tubuh.

Perlemah daya ingatStres berkepanjangan memengaruhi daya ingat. Studi yang dilakukan tim peneliti dari State University of New York di Buffalo terhadap tikus percobaan, menunjukkan, stres berulang menyebabkan gangguan di bagian otak yang disebut prefrontal cortex. Periode stres yang singkat sudah mampu mengacaukan komunikasi sel otak di area yang berhubungan dengan memori dan belajar.

Mudah sakit Pelepasan hormon kortisol dapat mengakibatkan perubahan proses metabolisme tubuh. Yang pada gilirannya memicu ketidaknormalan kadar gula darah, mempercepat penyusutan tulang pemicu osteoporosis, serta mengganggu sistem kekebalan tubuh. Itulah sebabnya orang yang stres mudah terserang penyakit.

Masalah estetikaPenelitian Universitas Duke mengungkap bahwa tekanan dalam pikiran akan memicu tubuh memproduksi zat yang dapat merusak DNA. Ini rentan memengaruhi kondisi fisik seperti munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti uban (premature grey) dan keriput.

Semakin tinggi tingkat stres, tubuh juga semakin cepat kehilangan vitamin dan mineral. Akibatnya kekebalan tubuh dan metabolisme rentan terganggu yang mengakibatkan berat badan bertambah drastis. Pada orang gemuk, potensi terciptanya selulit pun lebih tinggi. (umi)


Sumber : vivalife | Kumpulan Informasi Menarik  | Foto : ilustrasi
Tags : Rubrik Kesehatan

Cara Rahasia Mengurangi Emosi Anda

0 comments

Sifat gampang marah ternyata bisa diubah, demikian pendapat para peneliti kesehatan mental. Pada salah satu penelitian berhasil ditemukan bahwa risiko serangan jantung bisa ditekan dengan mengurangi rasa marah. Bagaimana cara mengurangi keinginan untuk marah supaya tidak lekas jantungan?
  1. Rajin berolahraga secara teratur dapat mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati sehingga bisa mengatasi naik turunnya emosi. Yoga dan olahraga yang membuat rileks efektif untuk mengatasi sifat mudah marah.
  2. Tanyakan kepada diri sendiri apakah dengan marah-marah akan bermanfaat juga buat orang-orang di sekitar Anda. Misalnya, tanyakan “Apakah saya dapat mengontrol situasi ini? Dapatkah saya mengubahnya menjadi lebih baik dengan marah-marah?”
  3. Atasi ketegangan dengan mengambil beberapa napas dalam dan membuat otot-otot rileks. Bisa juga dengan mendengarkan musik lembut atau memvisualkan diri sendiri tengah berlibur di tempat favorit.
  4. Periksa lagi bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan orang lain. Banyak situasi yang menyulut kemarahan melibatkan orang lain. Saat diskusi menjadi panas dan membuat marah, hitung sampai 10 sebelum bicara. Ambil napas terlebih dahulu. Dengarkan lawan bicara secara seksama.
  5. Coba sisipkan humor karena terbukti efektif meredakan kemarahan.
  6. Cari alternatif, apakah Anda hanya marah-marah pada situasi tertentu? Selama beberapa minggu, buat catatan kapan dan di mana Anda biasa marah-marah. Kemudian lihat apakah ada kecenderungan tertentu yang memicu kemarahan.
  7. Pertimbangkan konseling bila perlu. Ceritakan pada dokter soal kebiasaan Anda ini. Dokter itu akan merujukkan Anda pada orang yang ahli.  

Sumber : Diyah Triarsari/doktersehat.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : ilustrasi
Tags : Kesehatan, Psikologi

Test Kepribadian Berdasarkan Teori Kode Warna

0 comments

TES KEPRIBADIAN BERDASARKAN TEORI KODE WARNA

Ada dua cara untuk mengerjakan tes kepribadian gratis ini. Yang pertama adalah secara online, di www.colorcode.com. Sedangkan cara kedua secara offline, yaitu dengan mendownload file (versi buku).

Jika anda bingung dengan teori kepribadian berdasarkan warna bisa baca secara singkat di tulisan saya mengenai karakter manusia. 


TES KEPRIBADIAN ONLINE
Keuntungan dari melakukan tes kepribadian secara online ini adalah anda tidak perlu menghitung hasilnya secara manual. Cukup pilih jawaban yang sesuai dengan kepribadian anda, lalu hasil akan dikirimkan ke email anda. Masalahnya adalah website ini menggunakan bahasa inggris ! Saya pernah mencoba untuk menerjemahkannya dengan Google translate tapi malah bingung karena kosakata yang digunakan udah level mahir. Jika kemampuan inggris anda pas-pasan (seperti saya) silahkan gunakan cara offline.

TES KEPRIBADIAN MANUAL (OFFLINE) -- UPDATE 04/01/2012
Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload tes psikologi yang sudah saya terjemahkan di Ziddu (supaya tidak memakan bandwith dan space website saya!). Kemudian isi sejujurnya, demi diri anda sendiri! 

Ternyata, ada perbedaan antara tes psikologi Hartman di website dan di buku Color Code. Sebelum tanggal 4 Januari 2012, tes yang anda download saya ambil dari website resmi Taylor Hartman. Setelah tanggal ini, Link download tes kepribadian saya arahkan ke Versi Buku. Tetapi jika anda mau mencoba versi terjemahan online bisa klik di sini. Terima kasih buat teman-teman yang memberi kritik dan masukan mengenai ketidaksesuaian tes Hartman dengan Tes Galen. Semoga perbaikan ini bisa menjawab pertanyaan dan kebingungan anda.

Setelah itu hitung hasil pilihan anda. Jawaban apa yang paling banyak ? Ini mewakili karakter primer anda, sedangkan sisanya adalah kepribadian sekunder anda.

Jika pilihan anda kebanyakan A maka kepribadian utama anda adalah Merah.
Jika pilihan anda kebanyakan B maka kepribadian utama anda adalah Biru.
Jika pilihan anda kebanyakan C maka kepribadian utama anda adalah Putih.
Jika pilihan anda kebanyakan D maka kepribadian utama anda Kuning.

Selamat, anda berhasil mengidentifikasi kepribadian primer dan sekunder anda. Lalu apa yang harus anda lakukan ? Apa yang anda ketahui tentang Merah atau Biru, atau Putih, dan Kuning ? Silahkan baca tulisan saya di bawah ini mengenai keempat tipe kepribadian Hartman untuk mendapatkan gambaran mengenai keempat tipe kepribadian yang saya maksudkan.

MERAH, Si Pengguna Kekuasaan
Dilambangkan dengan api dan tujuan utamanya adalah Kekuasaan
BIRU, Si Pelaku Kebajikan
Dilambangkan dengan tanah dan tujuan hidupnya adalah orang lain
PUTIH, Si Penjaga Kedamaian
Dilambangkan dengan air dan tujuan hidupnya adalah ketenangan
KUNING, Si Pencinta Kesenangan
Dilambangkan dengan udara dan tujuan hidupnya adalah Kesenangan

SEBUAH CONTOH KEPRIBADIAN HARTMAN
Empat orang sahabat dari Indonesia pergi berlibur di LOS ANGLES, Amerika. Tak lama kemudian ada pencopet yang menguras isi tas dan dompet mereka . Mereka kehilangan semua uang paspor, dan parahnya tidak ada yang bisa berbahasa inggris. Bagaimana reaksi masing – masing kepribadian.

MERAH
Tenang ! Mari kita lihat dulu apa yang ada pada kita saat ini. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Kamu pergi tanyakan ke petugas yang ada di sana untuk membuat laporan kehilangan atas barang – barang kita. Kamu tetap di sini untuk menjaga barang-barang kita. Dan kamu pergi ke petugas penerima barang, tanyakan apa masih ada barang yang tertinggal di bagasi pesawat kita, karena mungkin barang-barang kita tidak hilang tetapi masih terselip di antara barang-barang lainnya !

BIRU
Hei ! kita baru saja kehilangan semua uang dan paspor kita. Kita berada di negara yang pengisi waktu luang nasionalnya bukan dengan bermain bola dan mereka tidak bisa bahasa Indonesia. Kita tidak punya transportasi, dan kita tidak tahu sama sekali di mana letak kedutaan Indonesia. Dan kamu bilang semua baik-baik saja dan kita harus tenang saja ! Beritahu aku, apakah menurutmu mungkin selain uang dan tanda pengenal kita, mereka mengambil sesuatu yang lain, seperti misalnya otakmu ?

PUTIH
Kita tidak dapat mengganti uangnya, dan aku yakin paspor kita akan kembali. Lagipula, apa gunanya itu untuk orang lain. Kita datang saja ke kedutaan Indonesia dan jelaskan situasi kita pada pihak berwenang.

KUNING
Yah ! Apes deh ! Eh…kamu ada kartu kredit nggak ? Kan masih bisa kita gunakan untuk beli makanan di sana ! Makan dulu deh….aku lapar nih !  Untungnya aku masih punya beberapa ratus dolar di kantongku ! Kamu mau pesan apa ? Oh iya…kamu kan punya teman di sini…kita kan bisa numpang di rumahnya dan pergi ke Disneyland lalu ke Las Vegas. Nanti deh aku tak minta istriku kirim uang tambahan ! 

Tes Psikologi berdasarkan Teori Galen
Apakah anda Melankolis, Sanguinis, Kolerik, atau Plegmatis ?


Sumber : wapannuri.com / Kumpulan Informasi Menarik / Foto : -
Tags : Pendidikan, Psikologi

Ayo, Tes Mata dan Otak Anda Lewat Permainan Ini

0 comments

Ada satu permainan menarik dengan melihat gambar di bawah ini. Sesekali kita lakukan tes untuk meneliti seberapa teliti mata mencari dan melatih respon otak.

Aturan mainnya sebagai berikut:

1. Sebaiknya lakukan hal ini bersama keluarga, teman-teman atau pasangan.

2. Ambil stopwatch untuk menghitung waktu

3. Tentukan caranya: "Cari angka 8 dari deretan angka pada gambar"

4. Siap? Langsung cari...

5. Nah, kalau Anda  bisa mendapatkan angka 8 di bawah 15 detik berarti mata kamu masih jeli dan cerdas. Kalau antara 30 hingga 40 detik, artinya standar. Tapi kalau lebih dari 1 menit, wah harus periksa ke dokter mata, deh.

Selamat bermain :-)




Sumber : republika.co.id / Kumpulan Informasi Menarik / Foto : ilustrasi
Tags : Pendidikan

Tes Kepribadian (Personality Test)

0 comments

garagaramedia.com (getty images)
Tes kepribadian adalah seperangkat alat tes yang disusun untuk mendeskripsikan bagaimana kecenderungan seseorang bertingkah laku. Tes kepribadian sebenarnya adalah deskripsi kualitatif dari kepribadian, bukannya deskripsi kuantitatif (angka-angka), karena sebenarnya kepribadian tidak dapat diukur, tetapi hanya dapat dideskripsikan. Untuk membantu menjelaskan kepribadian, alat tes kepribadian menggunakan bantuan angka-angka dan kemudian hasilnya dintrepretasikan/dideskripsikan kedalam kualitatif.
Angka yang dilekatkan/didapatkan seseorang pada tes kepribadian bukanlah angka sesungguhnya. Jika si A mendapatkan angka 9 dari tes kepribadian dan si B mendapatkan angka 6, bukan berarti kepribadian si A lebih tinggi dari kepribadian si B. Angka disini hanyalah alat bantu untuk mendeskripsikan kepribadian, misalnya si A lebih tahan dari gangguan emosi dibandingkan dengan si B.
Yang perlu diketahui pula dari tes kepribadian adalah bahwa kepribadian tidak mengandung unsur nilai “baik buruk, tinggi rendah, dan lain-lain”. Kepribadian adalah unik, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan orang lain dalam pendeskripsiannya. Tetapi, untuk mempermudah pengukuran dalam psikologi, disusunlah suatu criteria kepribadian dalam bentuk pengelompokan. Saat ini, kita mengenal pengelompokan kepribadian yang terkenal seperti DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders). Tetapi kekurangan dari pengelompokan kepribadaian ini adalah, hanya individu-indivdu yang mengalami masalah/gangguan yang dimasukkan dalam criteria tersebut.
Saat ini, jenis tes kepribadian sangat beragam. Tetapi pada umumnya dapat dikelompokkan kedalam dua jenis tes, yaitu tes kepribadian dengan menggunakan media dan tes dengan menggunakan kuesioner.
Tes Kepribadian dengan Menggunakan Media Gambar
Dalam tes kepribadian ini, karakter dan kepribadian seseorang dinilai dari gambar yang dibuatnya. Yang termasuk dalam kategori Tes Kepribadian grafis ini adalah Tes Wartegg, Tes DAP (Draw A Person), Tes Baum Tree dan Tes HTP (House Tree Person), Tes TAT (Thematic Apperception Test), Tes Ro” (Tes Rorschach) dan lain-lain. Dengan bantuan gambar, kepribadian di analisis dan dideskripsikan. Tetapi ada kelemahan dari tes ini, karena hanya mengukur dan menginterpretasikan seseorang kearah yang abnormal. Sehingga, yang terlihat adalah kekurangannya.      
Tes Kepribadian dengan Menggunakan Kuesioner
Dalam Tes Kepribadian ini, karakter dan kepribadian seseorang dinilai berdasarkan jawaban-jawabannya terhadap sejumlah soal yang diberikan kepadanya. Yang termasuk dalam kategori Tes Kepribadian ini adalah Tes Efektifitas Diri, Tes Enneagram, Tes EPPS, Tes MBTI, Tes Ketelitian, Tes MAPP, Tes Koran Pauli, Tes Skala Kematangan (TSK), Tes Kerjasama dan Tes Kecenderungan Sukses, Tes MMPI dan lain-lain.


Sumber : psychologymania.com / Kumpulan Informasi Menarik / Foto : getty images
Tags : Pendidikan, Psikotes

Disiplin Diri Demi Anda Sendiri

0 comments

DISIPLIN DIRI DEMI ANDA SENDIRI

Disiplin adalah karakter. Disiplin adalah hasil dari proses belajar. Kita bisa mendisiplinkan diri kita sendiri. Dan disiplin adalah satu-satunya jalan meraih kesuksesan. Kabar buruknya, menjadikan diri sendiri untuk disiplin itu susahnya minta ampun!.

Namun Itulah harga yang harus anda bayar untuk memperbaiki nasib. Tidak ada orang yang ditakdirkan miskin seumur hidupnya ! Yang ada hanya orang yang kalah dengan dirinya sendiri, pikiran dan sikap negatifnya.



DISIPLIN DIRI ADALAH PROSES

Apa yang mudah saat ini, dulunya adalah sesuatu yang sulit. Dan apa yang sulit sekarang ini, kedepannya akan menjadi mudah. Itulah proses yang terus menerus terulang dalam hidup kita. Proses pembelajaran ini akan menjadi cepat dan kebiasaan jika ada "paksaan." Contohnya ya kondisi anda saat ini ! Kerja ikut orang.
"Kamu dibayar untuk melakukan pekerjaan yang saya perintahkan ke kamu. Saya menginginkan hasil, bukan alasan !" seru bos anda. "Kalo hasilnya cuman segini, anak saya yang masih SMP juga bisa. Kamu itu kerja atau main-main sih ? Teman-temanmu saja bisa jauh di atas target ! Saya kasih kamu kesempatan sekali lagi. Kalau masih tidak sampai mencapai target, You saya Go To Hell-kan." sambung si bos.
Maka mulailah kita terpacu (atau terpaksa yaaa!) memikirkan cara supaya bisa mencapai target. Otak kita pun muter-muter mencari jalan keluar. Tanya teman kerja, cari teman lama, browsing di internet untuk belajar, dan hoplah ! Anda kesasar ke wapannuri (dot) com. Baca-baca dan baca, anda berharap menemukan tips sukses bekerja. Elah dalah....ternyata marah dimarahi ama si penulisnya. Apes....apes ! Apa memang wes nasibku gini ya jadi jongos ?


TEORI BARU : BERFIKIR NEGATIF UNTUK HASIL POSITIF. SIMAK CARANYA !

0 comments

Seorang motivator pernah mengungkapkan bahwa pikiran positif membaikkan kehidupan. Apa benar?

Being positive! Itu yang selalu orang-orang, juga diri kita sendiri pegang, kata-kata penyemangat yang memang mengajarkan kita untuk terus berpikir dan bertindak positif demi melewati tiap masalah maupun menggapai mimpi. Tapi, pernah nggak berpikir kalau kata itu kadang menjebak? Menjadi positif terus-menerus, apa nggak membuat kita takabur? Sebaliknya, pandangan negatif yang kelewat batas juga membawa kehancuran pada mental kita sendiri. Lalu, bagaimana seharusnya kita bersikap? Pernah jugakah mendapat manfaat positif dari pikiran negatifmu sendiri?

Ada juga yang mengatakan, untuk sukses buang jauh-jauh pikiran negatif. Padahal, jika ingin sukses kita pun harus melakukan introspeksi, berkaca pada hal-hal yang telah kita lakukan sebelumnya. Kalau pikiran kita selalu positif, bagaimana bisa kita melihat kekurangan kita untuk kemudian memperbaikinya? Bagaimana kita bisa mengakui kelemahan, hal-hal negatif dalam diri kita, kalau yang diingat dan lihat cuma hal-hal positif? Dan, bukankah pikiran positif membawa pikiran kita ke hal-hal baik yang berujung pada mimpi, khayalan belaka?

Dalam sebuah blog pun dituliskan, tindakan yang paling mudah untuk mengondisikan pikiran agar bisa selalu positif adalah dengan selalu bersyukur. Nikmati saja apa yang telah terjadi saat ini, rasakan sebagai berkat. Dengan cara ini, pikiran secara otomatis akan menjauhi hal negatif. Kalau terlampau menikmatinya, bukannya kita juga stuck di satu titik dan lupa berkembang?

Sikap negatif, seperti rendah diri dan pesimis, siapa bilang nggak berguna buat hidup kita? Justru dengan merasakan sendiri keadaan saat kita merasa paling nggak berguna dan pesimis dengan masa depan kita, justru akan lahir motivasi untuk bangkit dan membalas perasaan itu dengan bukti riil, keberhasilan. “Ya, saya dulu minder dan selalu pesimis dengan bisnis yang saya pilih ini, tapi dari sana muncul pertanyaan baru, ‘Ah, masa begini saja sudah menyerah.’ Saya tahu perasaan minder itu menyiksa saya, jadi saya nggak mau terus-terusan merasa begitu. Saya harus bangkitkan usaha saya,” kenang Pauline, entrepreneur, 30 tahun.

Menganggap diri hebat memang meningkatkan kepercayaan diri, tapi kalau hasilnya berlebihan, apa yang akan terjadi ke depannya? “Orang sering salah antara berpikir positif dengan terlalu percaya diri. Sebenarnya memang itu tujuan utama berpikir positif, supaya jadi percaya diri, semangat lagi, dan kembali fokus ke mimpinya. Tapi, nggak sedikit yang kelewat positif. Mengarahnya jadi negatif kalau sudah begitu, jadi merasa seolah apa yang dilakukan sudah maksimal.”

Dalam hal pekerjaan misalnya. Hari ini prestasi kerjamu luar biasa dan mendapat banyak pujian dari atasan, kemudian pikiran positifmu mulai bermain sehingga jadi merasa bisa mengerjakan hal lain dengan pencapaian sama bahkan lebih tanpa usaha maksimal karena sudah punya pengalaman. Apa jadinya? Tanpa inovasi, apa yang kamu hasilkan cuma akan dicap monoton. Padahal, pekerjaanmu menuntut kreativitas tinggi. Inovasi cenderung bisa diperoleh dari perenungan matang tentang kelebihan, dan yang utama, kekurangan karya sebelumnya. Dengan begitu karya baru menyempurnakan yang sudah ada sebelumnya. Begitu seterusnya.

So, lihat kan, berpikir positif nggak selalu berhasil jadi solusi tiap masalah. Ada kalanya kita harus berpikiran negatif, merendahkan diri untuk memacunya bangkit, sama seperti saat jatuh kemudian bangkit dan berlari. Pikiran ini membantu kita melangkah dengan bekal ketidaksempurnaan supaya terus ada perbaikan. Pikiran negatif membantumu bangun dari khayalan dan siap jalani realitas, sementata pikiran positif bisa jadi penyemangat dan apresiasi di sepanjang perjalananmu menyempurnakan hidup. Setuju?

Sumber : fimela.com | Kumpulan Informasi Menarik | Foto : dok
Tags : Lifestyle, Psikologi

Cara membuat Penjumlahan Angka Psikotes Pauli Test dan Kreaplin Test di Ms.Word

0 comments

Emil Kraepelin seorang psikiater akhir abad 19 menciptakan alat tes kraepelin yang digunakan sebagai alat bantu untuk mendiagnosa gangguan otak yaitu alzheimer dan dementia. 

Tes ini sangat sederhana, siapapun yang bisa menghitung dapat mengikuti tes ini. Pada periode tidak lama selanjutnya pada tahun 1938 Prof. Dr. Richard Pauli bersama Dr. Wilhelm Arnold serta Prof. Dr. Vanmethod memperbaharui tes Kraeplin tadi sehingga dapat meningkatkan suatu “check method” yang sangat menguntungkan dan dapat dipercaya. 

Metode ini disempurnakan sedemikian rupa oleh Prof. Dr. Pauli sehingga memungkinkan untuk mendapatkan data tentang kepribadian. Richard Pauli membuat tes Kraeplin tersebut sebagai tes yang distandarisasikan, dan setelah Pauli meninggal pada tahun 1951, tes yang di standarisasikan tersebut dinamakan tes Pauli.

Berdasar atas cara yang diajukan oleh Pauli, tes ini juga mempunnyai corak eksperimental. Pauli juga menghubungkan metode eksperimental tersebut dengan karakterologi modern, sehingga tes Pauli dapat dibandingkan dengan tes kepribadian, seperti gambar dibawah ini :


Kegunaan Tes Pauli
Tujuan dari tes ini adalah mengumpulkan berbagai data berupa :
  • Daya tahan atau keuletan
  • Kemauan atau kehendak individu
  • Emosionalitas
  • Daya tahan untuk menyesuaikan diri
  • Stabilitas
Berikut cara membuat Penjumlahan Angka Psikotes Pauli Test dan Kreaplin Test di Ms.Word :

1. Langkah pertama, buka ms.office word dulu pastinya.


2. Langkah kedua, tekan tombol pada keyboard kamu ALT+F11, nanti akan muncul window baru microsoft visual basic seperti gambar dibawah.


3. Langkah ketiga, pada window yang baru (Ms. Visual basic) cari insert>module



4. Langkah keempat, masukan (copy paste) code script yang berwarna Biru dibawah ini pada kolom module yang sudah dibuat seperti tampak pada gambar dibawahnya :

Sub PsikoNumGenerator()
Randomize Timer
theEnd = InputBox("Jumlah angka yang akan dibuat", "Jumlah Angka")
If Not IsNumeric(theEnd) Then Exit Sub
If Int(theEnd) = 0 Then Exit Sub
For i = 1 To theEnd
theText = theText & vbTab & Int(Rnd(i) * 10)
Next
Selection.TypeText Text:=theText
End Sub


5. Langkah kelima, selesai memasukan code script diatas, silahkan kembali ke ms.word, lalu tekan tombol > ALT+F8 pada keyboard, nanti akan muncul seperti gambar dibawah ini :



6. Langkah keenam, silahkan klik run > akan muncul gambar seperti dibawah ini, lalu masukan angka yang ingin dibuat misal 2000 angka atau 5000 angka.



Meskipun angka yang muncul tidak begitu sama kemungkinannya, tetapi lumayan untuk melatih ketenangan dan membiasakan dengan tes ini. selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Kalau masih menemui kesulitan, silahkan langsung ke generatornya Klik Disini 

Sumber:
http://psikometrika.com/tes-pauli
http://forum.indowebster.com/showthread.php?t=99795
Tags : Seputar Pendidikan, Dunia Ilmu

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Mr. Android © 2011 Design by Army Boots